Langsung ke konten utama

"Tabligh Akbar: Self Worth Qur’ani Tanpa Likes dan Views” Ajak Generasi Muda Memahami Nilai Diri dalam Perspektif Al-Qur’an

 


     Surakarta, 9 Maret 2026 — UKMI (Unit Kegiatan Mahasiswa Islam) Nurul Ilmi UIN Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan acara Tabligh Akbar yang bertempat di Masjid Ibadurrahman UIN Raden Mas Said Surakarta pada Senin, 9 Maret 2026 pukul 15.30 WIB hingga selesai. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis oleh seluruh peserta yang ingin menambah wawasan keislaman.

     Tabligh Akbar ini mengangkat tema “Self Worth Qur’ani Tanpa Likes dan Views”, yang mengajak generasi muda, khususnya untuk mahasiswa dengan tujuan agar memahami nilai diri berdasarkan perspektif Al-Qur’an. Tema ini relevan dengan fenomena media sosial saat ini, di mana penilaian diri sering kali dikaitkan dengan jumlah likes, views, maupun pengakuan dari orang lain.

     Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan Gus Maulana Al Arief sebagai pembicara utama. Beliau dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tanah Jawi, pengasuh PESMA Anta Yo Maulana, serta konten kreator dakwah yang aktif menyampaikan pesan-pesan keislaman kepada generasi muda melalui berbagai media.

     Melalui kajian ini, peserta diajak untuk merefleksikan kembali makna harga diri seorang muslim yang sejati, yaitu nilai diri yang bersumber dari keimanan, akhlak, dan kedekatan dengan Allah SWT, bukan semata-mata dari validasi dunia digital.

     Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, peserta juga berkesempatan memperoleh doorprize, stiker, serta mengikuti kegiatan bersama dalam suasana kajian yang hangat dan penuh semangat ukhuwah. Panitia juga menyiapkan 500 paket konsumsi berbuka bagi peserta yang hadir.

     Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan Tabligh Akbar dapat menjadi ruang refleksi sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk membangun kepercayaan diri yang sehat, berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, serta mampu menjalani kehidupan dengan lebih bermakna tanpa bergantung pada penilaian semu di media sosial.

     Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat ukhuwah serta menumbuhkan semangat belajar dan berdakwah di kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut Seni Pertunjukan Multikultural di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran

  SURAKARTA   [30/08/2024] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali memukau penonton pada hari kedua yang berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni Gedung Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran. Sebanyak sepuluh pertunjukan memeriahkan malam ini, menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga kebudayaan mancanegara. Festival dimulai dengan sambutan oleh Direktur SIPA, Dra. R. Ay. Irawati Kusumoasri, M.Sn. "Tahun ini sangat spesial, ada dua pagelaran di Pamedan Mangkunegaran dan ISI Surakarta dalam satu malam. Alangkah bahagianya saya berhasil menggandeng ISI Surakarta, ini merupakan impian saya yang baru terlaksana tahun ini,” sambut Irawati. Dalam momen ini, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh tamu yang hadir memeriahkan acara SIPA 2024. “Pagelaran SIPA yang awalnya hanya milik Solo, kini telah menjadi milik bersama...

PERANG CHIP, BABAK BARU AMERIKA VS CHINA

Sejak pengamatan Gordon Moore pada tahun 1965, menegaskan jumlah transistor pada mikroprosesor akan berlipat ganda setiap 2 tahun. Sementara harganya akan turun dan performa serta efisiensi daya akan semakin meningkat. Akan tetapi relevansi Hukum Moore saat ini dipertanyakan karena ukuran transistor terus mengecil, hampir mendekati ukuran sebuah atom membuat manufaktur semakin sulit. Sebagai contoh dilansir Nanoreview pada System on a Chip (SoC) Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 memiliki sekitar 16 miliyar transistor dengan fabrikasi 4 nm. Fabrikasi dibawah 10 nm merupakan yang paling canggih yang berhasil dibuat hingga saat ini. Pembuatan mikroprosesor dibawah 10 nm merupakan sebuah tantangan tersendiri untuk produsen mikroprosesor. Salah satunya adalah Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC), perusahaan ini milik Pemerintah China yang bergerak di bidang pembuatan semikonduktor. SMIC kesulitan karena Amerika Serikat telah memblokir mesin litografi Extreme Ultraviolet ...

UKM SRD Gelar Pameran ISKITSA "Ukir Rasa" di Solo is Solo

       Solo , 13 Juni 2025 — Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Rupa dan Desain (UKM SRD) kembali menggelar pameran seni bertajuk ISKITSA : Ukir Rasa, yang diselenggarakan selama dua hari, 12–13 Juni 2025, di ruang kreatif Solo is Solo, kawasan budaya Ngarsopuro, Surakarta.      Mengusung tema "Ukir Rasa", ISKITSA tahun ini menjadi ruang ekspresi dan kontemplasi bagi para seniman muda untuk menginterpretasikan berbagai rasa dalam bentuk visual, dan instalasi. Pameran ini tidak hanya menampilkan karya-karya mahasiswa berbakat dari UKM SRD, tetapi juga menyuguhkan workshop, showcase seni, dan interaksi kreatif antara seniman dan pengunjung.     Acara resmi dibuka pada Kamis, 12 Juni 2025 pukul 13.00 WIB dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua Umum UKM SRD, Manajer Solo is Solo, serta Pembina UKM SRD. Pameran dibuka hingga malam hari dengan agenda workshop yang terbuka untuk umum.    Hari kedua, Jumat 13 Juni 2025, diisi dengan pembukaan...