"Tabligh Akbar: Self Worth Qur’ani Tanpa Likes dan Views” Ajak Generasi Muda Memahami Nilai Diri dalam Perspektif Al-Qur’an
Tabligh Akbar ini mengangkat tema “Self Worth Qur’ani Tanpa Likes dan Views”, yang mengajak generasi muda, khususnya untuk mahasiswa dengan tujuan agar memahami nilai diri berdasarkan perspektif Al-Qur’an. Tema ini relevan dengan fenomena media sosial saat ini, di mana penilaian diri sering kali dikaitkan dengan jumlah likes, views, maupun pengakuan dari orang lain.
Dalam kegiatan ini, panitia menghadirkan Gus Maulana Al Arief sebagai pembicara utama. Beliau dikenal sebagai pengasuh Pondok Pesantren Tanah Jawi, pengasuh PESMA Anta Yo Maulana, serta konten kreator dakwah yang aktif menyampaikan pesan-pesan keislaman kepada generasi muda melalui berbagai media.
Melalui kajian ini, peserta diajak untuk merefleksikan kembali makna harga diri seorang muslim yang sejati, yaitu nilai diri yang bersumber dari keimanan, akhlak, dan kedekatan dengan Allah SWT, bukan semata-mata dari validasi dunia digital.
Selain mendapatkan ilmu yang bermanfaat, peserta juga berkesempatan memperoleh doorprize, stiker, serta mengikuti kegiatan bersama dalam suasana kajian yang hangat dan penuh semangat ukhuwah. Panitia juga menyiapkan 500 paket konsumsi berbuka bagi peserta yang hadir.
Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan Tabligh Akbar dapat menjadi ruang refleksi sekaligus motivasi bagi generasi muda untuk membangun kepercayaan diri yang sehat, berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an, serta mampu menjalani kehidupan dengan lebih bermakna tanpa bergantung pada penilaian semu di media sosial.
Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat ukhuwah serta menumbuhkan semangat belajar dan berdakwah di kalangan mahasiswa maupun masyarakat umum.

Komentar
Posting Komentar