Langsung ke konten utama

Sambut SIPA 2025, SIPA On The Mall 2025 Suguhkan Pertunjukan Seni di Solo Paragon Mall



     Solo International Performing Arts (SIPA) sukses menggelar SIPA On The Mall 2025 pada Rabu (30/07/2025) di Food Court Solo Paragon Mall. Kegiatan ini merupakan sebuahlangkah untuk mempromosikan pagelaran utama SIPA yang akan diselenggarakan pada September mendatang. Selain itu, melalui pertunjukan seni yang ringan dan inklusif, kegiatan ini juga menjadi wadah interaksi antara seniman lokal, komunitas seni, dan masyarakat luas, khususnya generasi muda dan pengunjung Solo Paragon Mall.

     Pada pagelaran kali ini, tema yang diambil adalah “Nifty, Artful & Visionary” yang berarti muda, artistik, dan visioner. Ini merupakan bentuk ajakan kepada generasi muda, khususnya Gen Z untuk memberikan hadiah pada diri sendiri dengan kreativitas yang keren, penuh kecerdasan, dan perencanaan masa depan yang visioner.

     SIPA on the Mall ini terdiri dari beberapa penampilan, mulai dari penampilan musik, tari, fashion show, karaoke publik, hingga talk show interaktif. Acara dipandu oleh Devira Nendrasari dan Surya selaku Master of Ceremony (MC). Kegiatan dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjukan dengan sambutan Ketua Pelaksana SIPA On The Mall 2025, Zunnur Hersya Saputra.

     “Semoga acara ini menjadi wadah bagi para seniman di Kota Surakarta untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif,” ungkap Zunnur.

      Timeless Dance menampilkan pertujukan tari modern sebagai penampilan pertama dalam serangkaian acara SIPA On The Mall 2025 ini. Penampilan kedua oleh Bettersound band dengan membawakan musik modern.

     Acara selanjutnya adalah sesi Talks Show dengan narasumber yaitu Wirastuti Susilaningtyas (Ambassador SIPA 2023) dan Putri Pramesti Wigaringtyas (SIPA Community). Topik yang dibawakan adalah tentang pengalaman mereka di SIPA.

     Wirastuti Susilaningtyas, yang kerap disapa Mbak Tutut menceritakan pengalamannya ketika ditunjuk menjadi Ambassador SIPA 2023. “Bebannya banyak, Jadi saya orangnya apa adanya. Ketika saya melihat ambassador sebelumnya, dengan namanya dan populatitasnya, mereka semua keren dan saya merasa saya layak ngga ya,” terangnya.

    Selain itu, Putri Pramesti Wigaringtyas, yang akrab disapa Mbak Memes, menjelaskan perjalanan SIPA dari dulu hingga masa kini. Mbak Memes menjelaskan perbedaan penampil zaman dulu dengan sekarang.

    “Jadi ketika kita mengundang, ya, sekedar mengundang aja. Kalau mau datang, ya, silakan. Kalau ngga ya tidak apa-apa,” ungkapnya.

     Sesi Talk Show dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta yang hadir dengan narasumber. Kemudian ditutup dengan penyerahan sertifikat oleh Ketua Pelaksana SIPA On The Mall 2025 kepada dua narasumber.

     Acara dilanjutkan dengan penampilan oleh Sevonce Dance dengan tarian modernnya, tari tradisional oleh Srikandi Catur, lalu penampilan Fashion Show Putra Putri Solo diiringi instrumen dari Buggy, serta penyerahan sertifikat oleh Ketua Pelaksana SIPA On The Mall kepada penampil SIPA On The Mall 2025. Dilanjut dengan foto bersama perwakilan penampil, ketua pelaksana didampingi oleh Dr. Dra. Irawati Kusumorasri, M.S.n selaku Direktur SIPA. Penampilan ditutup oleh Buggy dengan membawakan musik modern.

     SIPA On The Mall 2025 dapat berjalan dengan lancar karena dukungan berbagai pihak seperti, Kementerian Kebudayaan Dana Indonesia, SIPA Community Solo Paragon Mall, Pemerintah Surakarta, dan LPDP. Selain itu, terdapat pula dukungan dari sponsor yang telah berkerjasama dalam menyukseskan kegiatan ini, meluputi Solo Paragon Mall, Wardah, Enamel Kost, Aqua, SNW Creative, PT Winsoft Globalindo Internasional, Sinar Kosmetik, dan Babies Glow.

     Dengan ini, SIPA On The Mall 2025 resmi berakhir dengan meriah. Meskipun begitu, SIPA 2025 belum berakhir karena ini merupakan langkah awal menuju SIPA 2025 yang akan digelar beberapa waktu mendatang tepatnya di tanggal 4, 5, dan 6 September 2025 di Pamedan Mangkunegaran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut Seni Pertunjukan Multikultural di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran

  SURAKARTA   [30/08/2024] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali memukau penonton pada hari kedua yang berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni Gedung Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran. Sebanyak sepuluh pertunjukan memeriahkan malam ini, menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga kebudayaan mancanegara. Festival dimulai dengan sambutan oleh Direktur SIPA, Dra. R. Ay. Irawati Kusumoasri, M.Sn. "Tahun ini sangat spesial, ada dua pagelaran di Pamedan Mangkunegaran dan ISI Surakarta dalam satu malam. Alangkah bahagianya saya berhasil menggandeng ISI Surakarta, ini merupakan impian saya yang baru terlaksana tahun ini,” sambut Irawati. Dalam momen ini, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh tamu yang hadir memeriahkan acara SIPA 2024. “Pagelaran SIPA yang awalnya hanya milik Solo, kini telah menjadi milik bersama...

PERANG CHIP, BABAK BARU AMERIKA VS CHINA

Sejak pengamatan Gordon Moore pada tahun 1965, menegaskan jumlah transistor pada mikroprosesor akan berlipat ganda setiap 2 tahun. Sementara harganya akan turun dan performa serta efisiensi daya akan semakin meningkat. Akan tetapi relevansi Hukum Moore saat ini dipertanyakan karena ukuran transistor terus mengecil, hampir mendekati ukuran sebuah atom membuat manufaktur semakin sulit. Sebagai contoh dilansir Nanoreview pada System on a Chip (SoC) Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 memiliki sekitar 16 miliyar transistor dengan fabrikasi 4 nm. Fabrikasi dibawah 10 nm merupakan yang paling canggih yang berhasil dibuat hingga saat ini. Pembuatan mikroprosesor dibawah 10 nm merupakan sebuah tantangan tersendiri untuk produsen mikroprosesor. Salah satunya adalah Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC), perusahaan ini milik Pemerintah China yang bergerak di bidang pembuatan semikonduktor. SMIC kesulitan karena Amerika Serikat telah memblokir mesin litografi Extreme Ultraviolet ...

UKM SRD Gelar Pameran ISKITSA "Ukir Rasa" di Solo is Solo

       Solo , 13 Juni 2025 — Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Rupa dan Desain (UKM SRD) kembali menggelar pameran seni bertajuk ISKITSA : Ukir Rasa, yang diselenggarakan selama dua hari, 12–13 Juni 2025, di ruang kreatif Solo is Solo, kawasan budaya Ngarsopuro, Surakarta.      Mengusung tema "Ukir Rasa", ISKITSA tahun ini menjadi ruang ekspresi dan kontemplasi bagi para seniman muda untuk menginterpretasikan berbagai rasa dalam bentuk visual, dan instalasi. Pameran ini tidak hanya menampilkan karya-karya mahasiswa berbakat dari UKM SRD, tetapi juga menyuguhkan workshop, showcase seni, dan interaksi kreatif antara seniman dan pengunjung.     Acara resmi dibuka pada Kamis, 12 Juni 2025 pukul 13.00 WIB dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua Umum UKM SRD, Manajer Solo is Solo, serta Pembina UKM SRD. Pameran dibuka hingga malam hari dengan agenda workshop yang terbuka untuk umum.    Hari kedua, Jumat 13 Juni 2025, diisi dengan pembukaan...