Langsung ke konten utama

SOLO INTERNATIONAL PERFORMING ARTS 2024 MENJADI AJANG DIPLOMASI BUDAYA MELALUI "PERFORMING ROYAL GENESIS



SURAKARTA [28/07/24] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali menghadirkan maha karya seni bertaraf internasional ke-16 yang bertema "Performing Royal Genesis." Acara akan diselenggarakan pada tanggal 29-31 Agustus 2024 di Pamedan Pura Mangkunegaran, Solo, dengan menampilkan seni tari, seni musik, dan seni teater dari Indonesia dan mancanegara.

Dengan pengalaman dan telah disaksikan lebih dari 40.000 penonton dalam kurun waktu 15 tahun terakhir, SIPA 2024 menghadirkan penari, pemusik, dan pemain teater dari Indonesia dan mancanegara dalam rangkaian acara yang megah di panggung terbuka.

Event ini akan menampilkan SIPA Showcase Stage di berbagai lokasi keramaian Solo, seperti pusat perbelanjaan, Car Free Day, taman kota, dan pasar tradisional, serta melibatkan UMKM dari sektor kuliner, tekstil, dan kerajinan untuk memamerkan produk unggulan mereka.

SIPA 2024 bertujuan untuk diplomasi budaya antar bangsa melalui seni pertunjukan, dan media bagi masyarakat untuk mengenal lebih dalam budaya lokal dan mancanegara. Acara akan menggabungkan pertunjukan langsung dengan streaming daring di kanal YouTube SIPA Festival. Penonton dapat menikmati pertunjukan dan berinteraksi melalui Quiz berhadiah dan Live chat.

Pergelaran SIPA sebagai bagian dari event budaya juga turut mengemban visi dan misi untuk kemajuan kehidupan Kota Solo. Visi sebagai sarana untuk pelestarian dan pengembangan seni pertunjukan, sedangkan misinya sebagai bagian dari revitalisasi pariwisata Kota Solo. Revitalisasi pariwisata menempatkan event budaya pergelaran SIPA sebagai bagian dari destinasi branding dengan seni pertunjukan sebagai selling point-nya.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari perayaan SIPA 2024 dalam mempresentasikan potensi dan kearifan lokal dalam format yang inovatif dan berdaya saing tinggi pada Agustus mendatang.


  BIODATA MASKOT SIPA 2024:

GUSTI SURA, PENERUS KEBUDAYAAN MENGKUNEGARAN

SURAKARTA (29/07/2024) – SIPA (Solo International Performing Art), sebuah acara yang ditunggu-tunggu, dengan bangga memperkenalkan maskot baru yang akan menjadi wajah dari acara tersebut. Maskot yang menggandeng Gusti Raden Ajeng (GRAj) Ancillasura Marina Sudjiwo, atau akrab disapa Gusti Sura ini, tentu saja sangat mencerminkan akan semangat dan nilai-nilai kebudayaan dari SIPA.

Gusti Sura merupakan sosok wanita masa kini yang lahir di Jakarta pada 29 Maret 1991 silam. Kiprahnya di bidang kebudayaan tentu saja tidak bisa diragukan lagi, hal ini tampak dari potret kegiatan yang kerap kali dibagikan melalui platform media sosial yang ia miliki.

Di Puro Mangkunegaran, Gusti Sura menjabat sebagai Pengageng Kawedanan Panti Budaya Mangkunegaran. Kawedanan Panti Budaya Praja Mangkunegaran merupakan lembaga kesenian Pura Mangkunegaran yang dipimpin oleh GRAj. Ancillasura Marina Sudjiwo. Dibawah pimpinan Gusti Sura, Kawedanan Panti Budaya Praja Mangkunegaran telah mengadakan International Roadshow tahun 2022 dengan mengikuti Borneo Cultural Festival, Serawak Malaysia; Indonesia Day di Museum Boola Bardip, Perth, Australia; dan acara Trade, Tourism, Investment and Cultural (TTIC) Forum di Siam Square One, Bangkok, Thailand. Selain itu juga mengikuti Parade Internasional, Chingay Singapore pada Februari 2023 dengan membawakan beksan Langendriyan khas Mangkunegaran. Lalu, pada bulan Mei 2023 bekerjasama dengan Ekosdance Company mengadakan pertunjukan bertemakan cerita Panji dengan judul "KAMA", dipentaskan di Salle Jean Dame, Paris.

Media Contact:

Humas Solo International Performing Arts (SIPA) 2024

WhatsApp : 085174315627

Email : sipahumas@gmail.com

Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman resmi kami www.sipafestival.com atau kunjungi sosial media Instagram kami @sipafestival

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut Seni Pertunjukan Multikultural di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran

  SURAKARTA   [30/08/2024] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali memukau penonton pada hari kedua yang berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni Gedung Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran. Sebanyak sepuluh pertunjukan memeriahkan malam ini, menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga kebudayaan mancanegara. Festival dimulai dengan sambutan oleh Direktur SIPA, Dra. R. Ay. Irawati Kusumoasri, M.Sn. "Tahun ini sangat spesial, ada dua pagelaran di Pamedan Mangkunegaran dan ISI Surakarta dalam satu malam. Alangkah bahagianya saya berhasil menggandeng ISI Surakarta, ini merupakan impian saya yang baru terlaksana tahun ini,” sambut Irawati. Dalam momen ini, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh tamu yang hadir memeriahkan acara SIPA 2024. “Pagelaran SIPA yang awalnya hanya milik Solo, kini telah menjadi milik bersama...

PERANG CHIP, BABAK BARU AMERIKA VS CHINA

Sejak pengamatan Gordon Moore pada tahun 1965, menegaskan jumlah transistor pada mikroprosesor akan berlipat ganda setiap 2 tahun. Sementara harganya akan turun dan performa serta efisiensi daya akan semakin meningkat. Akan tetapi relevansi Hukum Moore saat ini dipertanyakan karena ukuran transistor terus mengecil, hampir mendekati ukuran sebuah atom membuat manufaktur semakin sulit. Sebagai contoh dilansir Nanoreview pada System on a Chip (SoC) Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 memiliki sekitar 16 miliyar transistor dengan fabrikasi 4 nm. Fabrikasi dibawah 10 nm merupakan yang paling canggih yang berhasil dibuat hingga saat ini. Pembuatan mikroprosesor dibawah 10 nm merupakan sebuah tantangan tersendiri untuk produsen mikroprosesor. Salah satunya adalah Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC), perusahaan ini milik Pemerintah China yang bergerak di bidang pembuatan semikonduktor. SMIC kesulitan karena Amerika Serikat telah memblokir mesin litografi Extreme Ultraviolet ...

UKM SRD Gelar Pameran ISKITSA "Ukir Rasa" di Solo is Solo

       Solo , 13 Juni 2025 — Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Rupa dan Desain (UKM SRD) kembali menggelar pameran seni bertajuk ISKITSA : Ukir Rasa, yang diselenggarakan selama dua hari, 12–13 Juni 2025, di ruang kreatif Solo is Solo, kawasan budaya Ngarsopuro, Surakarta.      Mengusung tema "Ukir Rasa", ISKITSA tahun ini menjadi ruang ekspresi dan kontemplasi bagi para seniman muda untuk menginterpretasikan berbagai rasa dalam bentuk visual, dan instalasi. Pameran ini tidak hanya menampilkan karya-karya mahasiswa berbakat dari UKM SRD, tetapi juga menyuguhkan workshop, showcase seni, dan interaksi kreatif antara seniman dan pengunjung.     Acara resmi dibuka pada Kamis, 12 Juni 2025 pukul 13.00 WIB dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua Umum UKM SRD, Manajer Solo is Solo, serta Pembina UKM SRD. Pameran dibuka hingga malam hari dengan agenda workshop yang terbuka untuk umum.    Hari kedua, Jumat 13 Juni 2025, diisi dengan pembukaan...