Langsung ke konten utama

UIN Raden Mas Said Surakarta Gelar MMA Tournament, Wadahi Ratusan Atlet Karate dan Taekwondo Berbakat

 


 SURAKARTA — 10 Oktober 2026, Guna menjaring bakat-bakat unggul di bidang olahraga bela diri, UIN Raden Mas Said Surakarta resmi menggelar ajang bergengsi MMA Tournament - Karate & Taekwondo. Kompetisi yang mempertemukan para atlet muda bertalenta ini diselenggarakan di Parkiran SBSN Lantai 3, Kampus UIN Raden Mas Said Surakarta.

   Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari pukul 06.30 WIB yang diawali dengan persiapan internal panitia dan registrasi ulang para atlet yang datang dari berbagai kelas pertandingan.

 Suasana khidmat menyelimuti upacara pembukaan saat seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars UIN. Menegaskan sportivitas dan esensi nilai bela diri, upacara juga diisi dengan tradisi sakral berupa pengucapan Sumpah Karate yang dipimpin oleh Arsa, serta Janji Taekwondo yang dipimpin oleh Kahfi. Acara ini resmi dibuka melalui sambutan hangat berturut-turut dari Ketua Panitia, Tim Pelatih, hingga Pembina yang sekaligus membuka turnamen secara simbolis.

 Sebelum tensi kompetisi dimulai, para penonton dan tamu undangan disuguhi pertunjukan demonstrasi bela diri yang memukau dari para panitia di bawah arahan Okta dan Adha.

   Pertandingan dibagi menjadi dua sesi besar demi menjaga fokus dan stamina para atlet:

• Sesi Pagi (08.30 – 11.30 WIB): Mempertandingkan kategori keindahan jurus, yaitu Poomsae (Taekwondo) dan Kata (Karate).

• Sesi Siang (12.30 – 16.30 WIB): Setelah jeda ISHOMA, kompetisi dilanjutkan dengan laga kontak fisik penuh yang sengit pada kategori pertarungan, yaitu Kyorugi (Taekwondo) dan Kumite (Karate).

 Seluruh jalannya pertandingan dipimpin secara profesional oleh juri dan wasit yang kompeten di bidangnya guna menjamin penilaian yang adil dan objektif. Turnamen ini akan ditutup pada sore hari dengan agenda yang paling dinantikan, yaitu pengalungan medali bagi para pemenang, sesi foto bersama, serta upacara penutupan resmi oleh seluruh jajaran panitia.

   Melalui turnamen ini, UIN Raden Mas Said Surakarta berharap dapat terus berkontribusi dalam melahirkan generasi atlet bela diri yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki integritas, kedisiplinan yang tinggi, serta berjiwa ksatria.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lulusan UIN Susah Kerja: Antara Realita Skill dan Ekspektasi Tinggi

      Akhir-akhir ini, sering banget muncul anggapan kalau lulusan UIN itu susah cari kerja.Bahkan ada yang bilang skill-nya di bawah rata-rata,tapi giliran soal gaji, mintanya nggak kira-kira.    Kalau dilihat dari situ, memang ada beberapa hal yang jadi catatan.Selama kuliah,banyak mahasiswa yang lebih fokus ke teori,tapi skill praktiknya kurang diasah. Jadi pas lulus,mereka kaget karena dunia kerja butuh kemampuan yang langsung bisa dipakai,bukan cuma ngerti materi. Ditambah lagi ada yang bilang kurikulumnya masih nanggung, nggak benar-benar fokus di satu bidang.    Selain itu,pengalaman juga jadi faktor penting. Nggak sedikit yang lulus tanpa pernah magang atau punya portofolio yang jelas. Padahal sekarang, perusahaan lebih lihat apa yang bisa kita lakukan, bukan cuma nilai atau gelar. Jadi wajar kalau akhirnya banyak yang kalah saing.    Soal gaji juga sering jadi bahan omongan. Ada lulusan yang pengennya langsung dapat gaji tinggi, pada...

Menyambut Seni Pertunjukan Multikultural di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran

  SURAKARTA   [30/08/2024] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali memukau penonton pada hari kedua yang berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni Gedung Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran. Sebanyak sepuluh pertunjukan memeriahkan malam ini, menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga kebudayaan mancanegara. Festival dimulai dengan sambutan oleh Direktur SIPA, Dra. R. Ay. Irawati Kusumoasri, M.Sn. "Tahun ini sangat spesial, ada dua pagelaran di Pamedan Mangkunegaran dan ISI Surakarta dalam satu malam. Alangkah bahagianya saya berhasil menggandeng ISI Surakarta, ini merupakan impian saya yang baru terlaksana tahun ini,” sambut Irawati. Dalam momen ini, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh tamu yang hadir memeriahkan acara SIPA 2024. “Pagelaran SIPA yang awalnya hanya milik Solo, kini telah menjadi milik bersama...

Kebijakan Penghapusan Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

     Sukoharjo ,Jum’at 22 Mei 2026 Baru-baru ini, dunia pendidikan ramai membahas wacana pemerintah tentang penghapusan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri. Wacana ini muncul karena masih banyak lulusan perguruan tinggi yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.    Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mengatakan bahwa beberapa program studi perlu “dipilih, dipilah, dan kalau perlu ditutup” agar lebih relevan dengan kebutuhan industri. Kalau dilihat dari kondisi sekarang, alasan tersebut memang cukup masuk akal karena banyak lulusan sarjana yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.  Namun, menurut aku kampus tidak seharusnya hanya dijadikan tempat mencetak tenaga kerja. Pendidikan tinggi juga punya peran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, budaya, riset, dan cara berpikir kritis mahasiswa. Selain itu, kebutuhan industri terus berubah, sehingga jurusan yang dianggap kurang relevan...