Surakarta, 20 Oktober 2026 - Pemuda Awards 2026 memberikan apresiasi kepada generasi muda yang menunjukkan kreativitas dan kemampuan strategis di bidang hubungan masyarakat (humas). Penghargaan ini menjadi ruang bagi calon praktisi humas untuk mengembangkan kompetensi dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan komunikasi masa depan.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian hari kedua Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2026 di The Sunan Hotel Solo, Minggu (18/10/2026).
Ketua BPC PERHUMAS Surakarta, Dr. Andre Rahmanto S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya kepercayaan dalam praktik kehumasan. Menurutnya, kepercayaan dibangun melalui kemampuan, niat baik, dan integritas.
“Kepercayaan itu paling tidak mengandung tiga unsur, ability, benevolence, integrity,” kata Andre dalam sambutannya.
Ketua Umum PERHUMAS, Boy Kelana Soebroto MCIPR, juga menyoroti pentingnya regenerasi profesi humas. Ia menegaskan bahwa generasi muda perlu mewarisi nilai dan standar profesional, bukan sekadar memperoleh kesempatan untuk tampil.
“Generasi senior tidak cukup mewariskan panggung. Yang harus terus mengalir adalah standar, etika, keberanian berpikir, dan tanggung jawab profesi,” ujar Boy.
Pemuda Awards 2026 menghadirkan dua kategori, yaitu Next Gen. PR Creative dan Next Gen PR Strategy. Pada kategori Next Gen. PR Creative, juara pertama diraih Regia Rizki Pratama dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur. Juara kedua diraih Jesica Angelina Br. Sitanggang dari Universitas Dr. Soetomo, sedangkan juara ketiga diraih Diana Nisa Silmi dari PT Wijaya Karya Beton Tbk.
Pada kategori Next Gen. PR Strategy 2026, juara pertama diraih Tim Siprug Salah Belok dari Universitas Pertamina, Jakarta. Juara kedua diraih Tim PRomise dari Universitas Airlangga, Surabaya. Sementara itu, juara ketiga diraih Tim Occamist dari PT Occam.
Penghargaan diberikan langsung oleh Head of Pemuda Awards 2026, Muhammad Ilka Adhim Al Fatih, dan para juri Next Gen. PR Creative dan Next Gen. PR Strategy.
Perwakilan Tim Siprug Salah Belok menyampaikan bahwa kompetisi ini memberi kesempatan bagi peserta untuk belajar dan mengembangkan perspektif dalam menyusun strategi komunikasi. Tim tersebut mengangkat isu fiktif pekerja anak dalam rantai pasok kakao di Papua.
“Bagi kami, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang untuk belajar dan berkembang sebagai generasi humas berikutnya di Indonesia,” ujar perwakilan Tim Sipruk Salah Belok.
Melalui strategi kampanye yang diusung, tim tersebut membawa pesan, “Satu cokelat, satu harapan. Tidak ada kebahagiaan yang harus mengorbankan masa kecil.”
Pemuda Awards 2026 diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk terus mengasah kreativitas, kemampuan strategis, dan empati dalam praktik kehumasan. Dengan demikian, talenta muda dapat berkontribusi dalam membangun komunikasi yang bertanggung jawab dan menjaga kepercayaan publik.

Komentar
Posting Komentar