Langsung ke konten utama

Malam Penghargaan "Fairytale" Sukses Digelar, Hadirkan Drama Teatrikal Memukau.



 Sukoharjo, 24 MEI 2025 – Rangkaian acara tahunan "Fairytale" resmi ditutup dengan meriah dalam gelaran Closing Awarding Fairytale yang berlangsung pada Jumat, 23 Mei 2025. Acara hari terakhir ini sukses menggabungkan momen apresiasi, pertunjukan seni drama, dan pemberian penghargaan bagi para insan kreatif yang terlibat.

 Kemeriahan penutupan Fairytale dimulai sejak sore hari dengan persiapan intensif dari seluruh panitia, diikuti oleh sesi Open Gate pada pukul 18.30 WIB yang disambut antusias oleh para pengunjung.Acara inti malam penutupan ini berfokus pada penampilan seni teater yang memukau penonton.

 Kelompok drama Tentacle menyajikan dua tajuk pertunjukan utama, yaitu "A TALES OF A HARD SOFT DRINK CAN" dan drama "THE PISTOL". Kedua pertunjukan drama tersebut berhasil menyita perhatian penonton berkat arahan sutradara serta tata panggung dan cahaya yang dinamis.Tidak hanya menyajikan hiburan teater, acara ini juga menjadi wadah apresiasi melalui sesi Awarding Sasing (Sastra Inggris) serta pemberian penghargaan untuk Pembina Tentacle, Ketua Fairytale, dan Ketua Tentacle. 

 Seluruh rangkaian acara ditutup secara resmi oleh pembawa acara (MC) tepat pada pukul 22.00 WIB.Ketua Panitia Fairytale menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh kru, pemain, serta penonton yang hadir. Suksesnya acara ini diharapkan dapat terus memicu semangat kreativitas dan kolaborasi seni di masa yang akan datang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut Seni Pertunjukan Multikultural di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran

  SURAKARTA   [30/08/2024] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali memukau penonton pada hari kedua yang berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni Gedung Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran. Sebanyak sepuluh pertunjukan memeriahkan malam ini, menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga kebudayaan mancanegara. Festival dimulai dengan sambutan oleh Direktur SIPA, Dra. R. Ay. Irawati Kusumoasri, M.Sn. "Tahun ini sangat spesial, ada dua pagelaran di Pamedan Mangkunegaran dan ISI Surakarta dalam satu malam. Alangkah bahagianya saya berhasil menggandeng ISI Surakarta, ini merupakan impian saya yang baru terlaksana tahun ini,” sambut Irawati. Dalam momen ini, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh tamu yang hadir memeriahkan acara SIPA 2024. “Pagelaran SIPA yang awalnya hanya milik Solo, kini telah menjadi milik bersama...

Kebijakan Penghapusan Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

     Sukoharjo ,Jum’at 22 Mei 2026 Baru-baru ini, dunia pendidikan ramai membahas wacana pemerintah tentang penghapusan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri. Wacana ini muncul karena masih banyak lulusan perguruan tinggi yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.    Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mengatakan bahwa beberapa program studi perlu “dipilih, dipilah, dan kalau perlu ditutup” agar lebih relevan dengan kebutuhan industri. Kalau dilihat dari kondisi sekarang, alasan tersebut memang cukup masuk akal karena banyak lulusan sarjana yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.  Namun, menurut aku kampus tidak seharusnya hanya dijadikan tempat mencetak tenaga kerja. Pendidikan tinggi juga punya peran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, budaya, riset, dan cara berpikir kritis mahasiswa. Selain itu, kebutuhan industri terus berubah, sehingga jurusan yang dianggap kurang relevan...

PERANG CHIP, BABAK BARU AMERIKA VS CHINA

Sejak pengamatan Gordon Moore pada tahun 1965, menegaskan jumlah transistor pada mikroprosesor akan berlipat ganda setiap 2 tahun. Sementara harganya akan turun dan performa serta efisiensi daya akan semakin meningkat. Akan tetapi relevansi Hukum Moore saat ini dipertanyakan karena ukuran transistor terus mengecil, hampir mendekati ukuran sebuah atom membuat manufaktur semakin sulit. Sebagai contoh dilansir Nanoreview pada System on a Chip (SoC) Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 memiliki sekitar 16 miliyar transistor dengan fabrikasi 4 nm. Fabrikasi dibawah 10 nm merupakan yang paling canggih yang berhasil dibuat hingga saat ini. Pembuatan mikroprosesor dibawah 10 nm merupakan sebuah tantangan tersendiri untuk produsen mikroprosesor. Salah satunya adalah Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC), perusahaan ini milik Pemerintah China yang bergerak di bidang pembuatan semikonduktor. SMIC kesulitan karena Amerika Serikat telah memblokir mesin litografi Extreme Ultraviolet ...