Langsung ke konten utama

Market Day Vol. 2 : Cultivating Innovation and Enterpreneuring Spirit for Sustainable Future


     Surakarta, 23 April 2026 — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Ekonomi Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Market Day Vol. 2 yang berlangsung pada 21–23 April 2026. Acara ini bertempat di depan Ma’had Al Jami’ah UIN Raden Mas Said Surakarta dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa serta masyarakat sekitar. Mengusung tema “Cultivating Innovation and Enterpreneuring Spirit for Sustainable Future”, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat inovasi dan jiwa kewirausahaan mahasiswa yang berkelanjutan, khususnya dalam perspektif ekonomi syariah. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh upaya HMPS Hukum Ekonomi Syariah dalam mewadahi mahasiswa, khususnya semester 6, untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam praktik nyata. Melalui Market Day, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan langsung kegiatan bisnis berbasis syariah.

     Ketua Pelaksana Market Day Vol. 2, Hamzah, menyampaikan bahwa secara konsep kegiatan ini tidak jauh berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, namun dikemas lebih sederhana dan minimalis. “Secara konsep besar masih sama, namun tahun ini kami mengemasnya lebih minimalis karena sebagian besar anggota panitia merupakan anggota baru,” ujarnya. Acara ini juga didukung oleh berbagai pihak melalui sponsorship, di antaranya AH, Damar, XL Smart, Warung Pak Adi, serta Smartfriend dan beberapa sponsor lainnya yang turut berkontribusi dalam kelancaran kegiatan.


     Berbagai stand bazar yang menjual makanan, minuman, serta produk kreatif turut meramaikan acara ini. Antusiasme peserta dan pengunjung terlihat sangat tinggi selama kegiatan berlangsung. “Alhamdulillah respon dari peserta dan pengunjung sangat ramai dan antusias. Mereka mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan kreativitas,” tambah Hamzah. Melalui kegiatan ini, HMPS Hukum Ekonomi Syariah berharap acara ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja, tetapi dapat dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya. Selain itu, peserta tidak hanya berhenti pada kegiatan ini, namun dapat mengembangkan usahanya di kemudian hari,” tuturnya. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan memberikan kesan positif bagi seluruh pihak yang terlibat. Market Day Vol. 2 diharapkan menjadi langkah awal dalam mencetak generasi mahasiswa yang inovatif, berjiwa wirausaha, dan berlandaskan nilai-nilai syariah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lulusan UIN Susah Kerja: Antara Realita Skill dan Ekspektasi Tinggi

      Akhir-akhir ini, sering banget muncul anggapan kalau lulusan UIN itu susah cari kerja.Bahkan ada yang bilang skill-nya di bawah rata-rata,tapi giliran soal gaji, mintanya nggak kira-kira.    Kalau dilihat dari situ, memang ada beberapa hal yang jadi catatan.Selama kuliah,banyak mahasiswa yang lebih fokus ke teori,tapi skill praktiknya kurang diasah. Jadi pas lulus,mereka kaget karena dunia kerja butuh kemampuan yang langsung bisa dipakai,bukan cuma ngerti materi. Ditambah lagi ada yang bilang kurikulumnya masih nanggung, nggak benar-benar fokus di satu bidang.    Selain itu,pengalaman juga jadi faktor penting. Nggak sedikit yang lulus tanpa pernah magang atau punya portofolio yang jelas. Padahal sekarang, perusahaan lebih lihat apa yang bisa kita lakukan, bukan cuma nilai atau gelar. Jadi wajar kalau akhirnya banyak yang kalah saing.    Soal gaji juga sering jadi bahan omongan. Ada lulusan yang pengennya langsung dapat gaji tinggi, pada...

Menyambut Seni Pertunjukan Multikultural di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran

  SURAKARTA   [30/08/2024] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali memukau penonton pada hari kedua yang berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni Gedung Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran. Sebanyak sepuluh pertunjukan memeriahkan malam ini, menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga kebudayaan mancanegara. Festival dimulai dengan sambutan oleh Direktur SIPA, Dra. R. Ay. Irawati Kusumoasri, M.Sn. "Tahun ini sangat spesial, ada dua pagelaran di Pamedan Mangkunegaran dan ISI Surakarta dalam satu malam. Alangkah bahagianya saya berhasil menggandeng ISI Surakarta, ini merupakan impian saya yang baru terlaksana tahun ini,” sambut Irawati. Dalam momen ini, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh tamu yang hadir memeriahkan acara SIPA 2024. “Pagelaran SIPA yang awalnya hanya milik Solo, kini telah menjadi milik bersama...

Kebijakan Penghapusan Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

     Sukoharjo ,Jum’at 22 Mei 2026 Baru-baru ini, dunia pendidikan ramai membahas wacana pemerintah tentang penghapusan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri. Wacana ini muncul karena masih banyak lulusan perguruan tinggi yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.    Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mengatakan bahwa beberapa program studi perlu “dipilih, dipilah, dan kalau perlu ditutup” agar lebih relevan dengan kebutuhan industri. Kalau dilihat dari kondisi sekarang, alasan tersebut memang cukup masuk akal karena banyak lulusan sarjana yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.  Namun, menurut aku kampus tidak seharusnya hanya dijadikan tempat mencetak tenaga kerja. Pendidikan tinggi juga punya peran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, budaya, riset, dan cara berpikir kritis mahasiswa. Selain itu, kebutuhan industri terus berubah, sehingga jurusan yang dianggap kurang relevan...