Langsung ke konten utama

Puncak Acara Campus Festival 2025: Seminar Nasional "Bersuara Lewat Kata : Berani Menyuarakan Perubahan di Era Digital"



     Sukoharjo, 24 Mei 2025 – Campus Festival 2025 resmi mencapai puncaknya dengan digelarnya Seminar Nasional bertema "Bersuara Lewat Kata: Berani Menyuarakan Perubahan di Era Digital", yang berlangsung di Edutorium Moh. Djazman. Seminar ini dihadiri oleh 80 peserta yang berasal dari berbagai kalangan mahasiswa.

     Seminar diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, Hanifia Zalfa Luthfita, yang menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan seluruh tim yang telah menyukseskan acara dua hari ini. Sambutan dilanjutkan oleh Fauzan Daril Hamam selaku General Manager LPM Campus, yang menekankan pentingnya peran media mahasiswa dalam menyuarakan isu-isu sosial. Kemudian, Drs. Muamaroh, M.Hum., Ph.D, selaku Konsultan LPM Campus, memberikan pesan inspiratif tentang pentingnya keberanian mahasiswa dalam mengutarakan gagasan secara bertanggung jawab.

     Acara inti menghadirkan pemateri utama William, S.I.Kom., M.Stratcomm., yang memaparkan materi mengenai peran pers sebagai pilar komunikasi publik serta langkah-langkah strategis untuk menjadi jurnalis yang berintegritas dan adaptif terhadap perkembangan media digital. Seminar ini dipandu oleh moderator Annida Mayang Eka Pratiwi, yang berhasil menjaga jalannya diskusi secara dinamis dan interaktif.

     Campus Festival merupakan acara tahunan besar yang digagas oleh LPM Campus dan telah berlangsung sebanyak dua kali. Selama dua hari pelaksanaan, festival ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan memperkuat literasi media dan kreativitas mahasiswa di era digital.

     Dengan digelarnya seminar nasional ini, Campus Festival 2025 resmi ditutup, meninggalkan semangat baru bagi generasi muda untuk terus bersuara, berkarya, dan berani menyuarakan perubahan melalui kekuatan kata.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut Seni Pertunjukan Multikultural di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran

  SURAKARTA   [30/08/2024] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali memukau penonton pada hari kedua yang berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni Gedung Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran. Sebanyak sepuluh pertunjukan memeriahkan malam ini, menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga kebudayaan mancanegara. Festival dimulai dengan sambutan oleh Direktur SIPA, Dra. R. Ay. Irawati Kusumoasri, M.Sn. "Tahun ini sangat spesial, ada dua pagelaran di Pamedan Mangkunegaran dan ISI Surakarta dalam satu malam. Alangkah bahagianya saya berhasil menggandeng ISI Surakarta, ini merupakan impian saya yang baru terlaksana tahun ini,” sambut Irawati. Dalam momen ini, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh tamu yang hadir memeriahkan acara SIPA 2024. “Pagelaran SIPA yang awalnya hanya milik Solo, kini telah menjadi milik bersama...

PERANG CHIP, BABAK BARU AMERIKA VS CHINA

Sejak pengamatan Gordon Moore pada tahun 1965, menegaskan jumlah transistor pada mikroprosesor akan berlipat ganda setiap 2 tahun. Sementara harganya akan turun dan performa serta efisiensi daya akan semakin meningkat. Akan tetapi relevansi Hukum Moore saat ini dipertanyakan karena ukuran transistor terus mengecil, hampir mendekati ukuran sebuah atom membuat manufaktur semakin sulit. Sebagai contoh dilansir Nanoreview pada System on a Chip (SoC) Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 memiliki sekitar 16 miliyar transistor dengan fabrikasi 4 nm. Fabrikasi dibawah 10 nm merupakan yang paling canggih yang berhasil dibuat hingga saat ini. Pembuatan mikroprosesor dibawah 10 nm merupakan sebuah tantangan tersendiri untuk produsen mikroprosesor. Salah satunya adalah Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC), perusahaan ini milik Pemerintah China yang bergerak di bidang pembuatan semikonduktor. SMIC kesulitan karena Amerika Serikat telah memblokir mesin litografi Extreme Ultraviolet ...

UKM SRD Gelar Pameran ISKITSA "Ukir Rasa" di Solo is Solo

       Solo , 13 Juni 2025 — Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Rupa dan Desain (UKM SRD) kembali menggelar pameran seni bertajuk ISKITSA : Ukir Rasa, yang diselenggarakan selama dua hari, 12–13 Juni 2025, di ruang kreatif Solo is Solo, kawasan budaya Ngarsopuro, Surakarta.      Mengusung tema "Ukir Rasa", ISKITSA tahun ini menjadi ruang ekspresi dan kontemplasi bagi para seniman muda untuk menginterpretasikan berbagai rasa dalam bentuk visual, dan instalasi. Pameran ini tidak hanya menampilkan karya-karya mahasiswa berbakat dari UKM SRD, tetapi juga menyuguhkan workshop, showcase seni, dan interaksi kreatif antara seniman dan pengunjung.     Acara resmi dibuka pada Kamis, 12 Juni 2025 pukul 13.00 WIB dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Ketua Umum UKM SRD, Manajer Solo is Solo, serta Pembina UKM SRD. Pameran dibuka hingga malam hari dengan agenda workshop yang terbuka untuk umum.    Hari kedua, Jumat 13 Juni 2025, diisi dengan pembukaan...