Langsung ke konten utama

Mahasiswa LSPR Communication and Business Institute Bekasi Menggelar Event untuk meningkatkan Kebersihan Lingkungan: Lingkungan Bersih Generasi Muda yang Berkontribusi


 





Bekasi, 21 Juli 2024 - Dalam rangka meningkatkan kelestarian lingkungan mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi LSPR Batch 25 jurusan Broadcasting Digital Media and Communication telah melaksanakan acara


Main-Event yaitu “Fun With Plogging” bertajuk Turning Plastic Problem Into Green Solutions di Stadion Patriot Candrabaga Bekasi. 

Kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi masalah sampah plastik yang semakin meresahkan dan mengubahnya menjadi solusi hijau. Acara “Fun With Plogging” menggabungkan kegiatan olahraga dengan aksi membersihkan lingkungan, dimana peserta berlari sambil mengumpulkan sampah plastik yang ditemui sepanjang rute. Dengan cara ini, para mahasiswa tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Acara dimulai pukul 06.30 WIB hingga 09.00 WIB, Mahasiswa LSPR bersama dosen pengampu mereka Ibu Marlina S.E.,M.I.Kom, yang turut dihadiri oleh Kapolsek Bekasi Selatan yaitu Kompol Untung Riswaji, S.H., M.H.,MM yang mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan. Dan acara ini resmi dibuka dengan slogan “Turning Plastic Problem Into Green Solution” 

"Fun With Flogging" mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah Bekasi dan beberapa organisasi lingkungan. Para peserta yang berpartisipasi tidak hanya mendapat pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga berkesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah menarik yang disediakan oleh para sponsor, menambah semangat dan antusiasme dalam mengikuti kegiatan ini.

Melalui acara ini, mahasiswa LSPR Batch 25 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap masalah sampah plastik. Mereka berkomitmen untuk terus melakukan berbagai kegiatan positif yang dapat mendukung kelestarian lingkungan di masa depan.


Mari bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan kita!


Tentang LSPR: 

LSPR Communication and Business Institute - Bekasi adalah institusi pendidikan terkemuka yang menyediakan berbagai program studi di bidang komunikasi, bisnis, dan seni. Dengan komitmen untuk menghasilkan lulusan berkualitas tinggi dan berkontribusi positif bagi masyarakat, LSPR terus mendukung berbagai inisiatif yang mendorong kelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.


Contact Information:

LSPR Communication and Business Institute 

JI. Insinyur H. Juanda, RT.003/RW.011, Duren Jaya, Kec. Bekasi Timur., Kota Bekasi, Jawa Barat 17113

Hotline LSPR Bekasi +62 815-1090-0173 (Call & WA)

Twitter & Instagram: @Isprofficial

Website: Ispr.ac.id


















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut Seni Pertunjukan Multikultural di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran

  SURAKARTA   [30/08/2024] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali memukau penonton pada hari kedua yang berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni Gedung Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran. Sebanyak sepuluh pertunjukan memeriahkan malam ini, menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga kebudayaan mancanegara. Festival dimulai dengan sambutan oleh Direktur SIPA, Dra. R. Ay. Irawati Kusumoasri, M.Sn. "Tahun ini sangat spesial, ada dua pagelaran di Pamedan Mangkunegaran dan ISI Surakarta dalam satu malam. Alangkah bahagianya saya berhasil menggandeng ISI Surakarta, ini merupakan impian saya yang baru terlaksana tahun ini,” sambut Irawati. Dalam momen ini, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh tamu yang hadir memeriahkan acara SIPA 2024. “Pagelaran SIPA yang awalnya hanya milik Solo, kini telah menjadi milik bersama...

Lulusan UIN Susah Kerja: Antara Realita Skill dan Ekspektasi Tinggi

      Akhir-akhir ini, sering banget muncul anggapan kalau lulusan UIN itu susah cari kerja.Bahkan ada yang bilang skill-nya di bawah rata-rata,tapi giliran soal gaji, mintanya nggak kira-kira.    Kalau dilihat dari situ, memang ada beberapa hal yang jadi catatan.Selama kuliah,banyak mahasiswa yang lebih fokus ke teori,tapi skill praktiknya kurang diasah. Jadi pas lulus,mereka kaget karena dunia kerja butuh kemampuan yang langsung bisa dipakai,bukan cuma ngerti materi. Ditambah lagi ada yang bilang kurikulumnya masih nanggung, nggak benar-benar fokus di satu bidang.    Selain itu,pengalaman juga jadi faktor penting. Nggak sedikit yang lulus tanpa pernah magang atau punya portofolio yang jelas. Padahal sekarang, perusahaan lebih lihat apa yang bisa kita lakukan, bukan cuma nilai atau gelar. Jadi wajar kalau akhirnya banyak yang kalah saing.    Soal gaji juga sering jadi bahan omongan. Ada lulusan yang pengennya langsung dapat gaji tinggi, pada...

Kebijakan Penghapusan Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

     Sukoharjo ,Jum’at 22 Mei 2026 Baru-baru ini, dunia pendidikan ramai membahas wacana pemerintah tentang penghapusan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri. Wacana ini muncul karena masih banyak lulusan perguruan tinggi yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.    Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mengatakan bahwa beberapa program studi perlu “dipilih, dipilah, dan kalau perlu ditutup” agar lebih relevan dengan kebutuhan industri. Kalau dilihat dari kondisi sekarang, alasan tersebut memang cukup masuk akal karena banyak lulusan sarjana yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.  Namun, menurut aku kampus tidak seharusnya hanya dijadikan tempat mencetak tenaga kerja. Pendidikan tinggi juga punya peran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, budaya, riset, dan cara berpikir kritis mahasiswa. Selain itu, kebutuhan industri terus berubah, sehingga jurusan yang dianggap kurang relevan...