Langsung ke konten utama

Solo Batik Carnival XIII Bersama Kotamaya Sukses Laksanakan Grand Carnival



Surakarta, 02/10/2022 Solo Batik Carnival (SBC) Sukses laksanakan grand carnival di balaikota Surakarta bertepatan dengan hari batik nasional dan agenda rutin di solo yaitu Car Free Day (CFD) SBC XIII pada tahun ini mengusung tema Metaverse The Preciouse Legacy. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa media partner, tamu undangan, dan crew kota maya. Grand carnival SBC dimulai pada pukul 06.00 diawali dengan penampilan guest star yaitu Mirai Naziel salah satu peserta Indonesia Idol Junior Top 8 tahun 2018 yang menyanyikan lagu Indonesaia Jaya dan diiringi oleh Penari dari SMA Batik 1 Surakarta.

Acara selanjutnya adalah pembukaan yang dipandu oleh Master Of Ceremony (MC) dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dibawakan oleh Mirai Naziel, rangkaian acara selanjutnya adalah pemanggilan Putra-Putri Jawa Tengah yang akan menjadi Pagar Ayu diatas Panggung dan membersamai beberapa tamu undangan yang akan memberikan sambutan. Sambutan yang pertama disampaikan oleh Lia Imelda selaku Ketua Yayasan SBC, dilanjutkan sambutan yang terakhir dari Dra.Is Purwaningsih, M.Si. Selaku perwakilan dari Dinas Pariwisata.

Seusai sambutan dari pihak Yayasan dan Dinas Pariwisata acara dilanjutkan dengan pemotongan tali dadung sebagai simbolis dibukanya acara Grand Carnival SBC XIII, MC menghitung mundur lalu memberi aba-aba kepada tamu undangan yang berada ditas panggung untuk menarik tali secara ber sama-sama, setelah itu LED terbuka dan munculah tiga prototype yang menggambarkan tiga defile di SBC XIII yaitu, Defile Royal Kingdom, Defile Herritage Heredity, dan Defile Empire Intergalatic serta dimeriahkan dengan adanya konveti. Setelah Prototype keluar LED ditutup kembali dan Prototype secara perlahan turun dari panggung, tamu undangan dipersilahkan kembali ke tempat duduk masing-masing.

Memasuki acara inti yaitu pemanggilan peserta SBC satu persatu dimulai dari Defile Kids, Royal Kingdom, Herritage Heredity dan Empire Intergalatic masing-masing keluar dari kanan-kiri LED. Setelah usai pemanggilan semua Defile, dilanjutkan penampilan flashmob dari peserta dan catwalk di sepanjang jalan Jendral Sudirman yang ditayangkan secara virtual melalui aplikasi Kotamaya. Sembari menunggu para peserta, acar dilanjutkan dengan pembagian beberapa dorprize kepada masyarakat umum. Demikian serangkaian acara Grand Carnival SBC XIII berjalan dengan sukses dan lancar.


Official Akun SoloBatikCarnival

Instagram : @solobatikcarnival_official

Tiktok : solobatikcarnival

 

#solobatikcarnival #solobatikcarnival2022 #sbcxiii #sbc2022 #solobatikcarnivalxiii #sbc13 #sbc #permatatv #smartcreativeandenergentic


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut Seni Pertunjukan Multikultural di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran

  SURAKARTA   [30/08/2024] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali memukau penonton pada hari kedua yang berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni Gedung Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran. Sebanyak sepuluh pertunjukan memeriahkan malam ini, menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga kebudayaan mancanegara. Festival dimulai dengan sambutan oleh Direktur SIPA, Dra. R. Ay. Irawati Kusumoasri, M.Sn. "Tahun ini sangat spesial, ada dua pagelaran di Pamedan Mangkunegaran dan ISI Surakarta dalam satu malam. Alangkah bahagianya saya berhasil menggandeng ISI Surakarta, ini merupakan impian saya yang baru terlaksana tahun ini,” sambut Irawati. Dalam momen ini, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh tamu yang hadir memeriahkan acara SIPA 2024. “Pagelaran SIPA yang awalnya hanya milik Solo, kini telah menjadi milik bersama...

Lulusan UIN Susah Kerja: Antara Realita Skill dan Ekspektasi Tinggi

      Akhir-akhir ini, sering banget muncul anggapan kalau lulusan UIN itu susah cari kerja.Bahkan ada yang bilang skill-nya di bawah rata-rata,tapi giliran soal gaji, mintanya nggak kira-kira.    Kalau dilihat dari situ, memang ada beberapa hal yang jadi catatan.Selama kuliah,banyak mahasiswa yang lebih fokus ke teori,tapi skill praktiknya kurang diasah. Jadi pas lulus,mereka kaget karena dunia kerja butuh kemampuan yang langsung bisa dipakai,bukan cuma ngerti materi. Ditambah lagi ada yang bilang kurikulumnya masih nanggung, nggak benar-benar fokus di satu bidang.    Selain itu,pengalaman juga jadi faktor penting. Nggak sedikit yang lulus tanpa pernah magang atau punya portofolio yang jelas. Padahal sekarang, perusahaan lebih lihat apa yang bisa kita lakukan, bukan cuma nilai atau gelar. Jadi wajar kalau akhirnya banyak yang kalah saing.    Soal gaji juga sering jadi bahan omongan. Ada lulusan yang pengennya langsung dapat gaji tinggi, pada...

Kebijakan Penghapusan Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

     Sukoharjo ,Jum’at 22 Mei 2026 Baru-baru ini, dunia pendidikan ramai membahas wacana pemerintah tentang penghapusan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri. Wacana ini muncul karena masih banyak lulusan perguruan tinggi yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.    Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mengatakan bahwa beberapa program studi perlu “dipilih, dipilah, dan kalau perlu ditutup” agar lebih relevan dengan kebutuhan industri. Kalau dilihat dari kondisi sekarang, alasan tersebut memang cukup masuk akal karena banyak lulusan sarjana yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.  Namun, menurut aku kampus tidak seharusnya hanya dijadikan tempat mencetak tenaga kerja. Pendidikan tinggi juga punya peran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, budaya, riset, dan cara berpikir kritis mahasiswa. Selain itu, kebutuhan industri terus berubah, sehingga jurusan yang dianggap kurang relevan...