Langsung ke konten utama

Tropicana Slim Dukung Diabetesi di Masa Pandemi melalui #Hands4Diabetes2021 Online Festival


 

Jakarta, 12 November 2021 – Dalam rangka memperingati World Diabetes Day 2021, Tropicana Slim kembali menyelenggarakan #Hands4Diabetes2021 Online Festival dengan misi mengajak masyarakat Indonesia agar lebih peduli untuk mencegah dan melawan diabetes, khususnya di masa pandemi saat ini. Diadakan secara virtual pada 12-14 November 2021, #Hands4Diabetes2021 Online Festival mengangkat tema “Dukung Diabetesi di Masa Pandemi” dan terdiri dari serangkaian kegiatan edukatif dan interaktif, mulai dari sesi edukasi Meet the Doctor bersama dr. Martha Rosana, SpPD, sesi sharing dan testimonial bersama komunitas Sobat Diabet, serta kegiatan senam online serentak nasional di 52 kota se-Indonesia. 

Tropicana Slim juga mengajak masyarakat Indonesia untuk menunjukkan solidaritas kepada diabetesi dengan melakukan posting smiling hand di Instagram & TikTok dengan hashtag #Hands4Diabetes2021 sebagai petisi dukungan terhadap diabetesi. Untuk setiap post, Tropicana Slim akan berdonasi kepada Komunitas Sobat Diabet guna disalurkan dalam berbagai program dan inisiatif Sobat Diabet yang mendukung usaha pencegahan dan penanganan diabetes di Indonesia. 

Noviana Halim, Brand Manager Tropicana Slim mengatakan, “Selama hampir 50 tahun hadir dan konsisten menginspirasi masyarakat Indonesia untuk hidup sehat melalui serangkaian produk bercita rasa tinggi, Tropicana Slim percaya bahwa menjaga pola hidup sehat merupakan cara terbaik untuk mencegah dan melawan diabetes, khususnya di masa pandemi ini. Pandemi membuat masyarakat, termasuk para diabetesi, semakin terbatas mobilitasnya untuk melakukan pemeriksaan rutin dan mendapatkan layanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan mengingat tingginya risiko terpapar COVID-191 . Apalagi mempertimbangkan fakta bahwa diabetes merupakan salah satu penyakit penyerta atau komorbid yang dapat meningkatkan risiko keparahan jika terinfeksi virus COVID-19. Oleh karena itu, diabetesi perlu lebih sadar akan pentingnya manajemen diabetes secara mandiri secara tepat dari rumah.” 

“Inilah mengapa dalam rangka World Diabetes Day 2021, Tropicana Slim mengangkat tema “Dukung Diabetesi di Masa Pandemi” dalam #Hands4Diabetes2021 Online Festival, untuk mengajak keluarga Indonesia sebagai support system utama dalam menunjukkan kepedulian dan dukungan mereka terhadap anggota keluarga mereka yang diabetes. Edukasi self-management menjadi faktor yang penting, untuk memastikan manajemen diabetes yang dilakukan sudah tepat, termasuk mengurangi asupan gula, memilih asupan nutrisi yang lebih sehat, dan beraktivitas fisik untuk mendukung kualitas hidup para diabetesi,” tambah Noviana. 

Senada dengan Noviana, dr. Martha Rosana, SpPD selaku Staff Divisi Endokrin, Metabolik dan Diabetes Departemen Penyakit Dalam RSCM-FKUI mengatakan, “Keterbatasan yang timbul selama masa pandemi ini membuat peran dan kemampuan diabetesi dalam self-management kondisi diabetes menjadi sangat penting1 . Untuk itu, diabetesi perlu sebisa mungkin mencari akses terhadap informasi terpercaya untuk menambah pengetahuan mengenai selfmanagement. Penelitian dari World Health Organization menunjukkan bagaimana edukasi self-management dapat bermanfaat untuk memperbaiki kontrol glikemik pada diabetesi. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi kampanye #Hands4Diabetes2021 dari Tropicana Slim yang melibatkan RSCM-FKUI dalam membantu mengedukasi masyarakat dalam mendapatkan informasi yang tepercaya terkait manajemen diabetes secara mandiri.”

“Manajemen diabetes dapat meliputi beberapa poin penting, dimana hal ini tentunya penting dilakukan termasuk pada masa pandemi ini, di antaranya pengaturan pola makan yang sehat, rutin beraktivitas fisik, konsumsi obat dan penggunaan insulin sesuai anjuran dokter, rutin memeriksa kadar gula darah dan kondisi kaki, serta menjaga kesehatan emosi2 . Selain itu, self-management pada diabetesi tentunya tetap memerlukan bantuan dan dukungan dari tenaga kesehatan. Untuk itu, diabetesi disarankan untuk menghubungi dokter atau tenaga kesehatan dengan layanan telemedicine apabila memiliki kekhawatiran terhadap kondisi mereka atau mengalami gangguan kesehatan tertentu3” , tambah dr. Martha Rosana, SpPD.

Pada #Hands4Diabetes2021 Online Festival ini, Tropicana Slim kembali bekerja sama dengan Sobat Diabet, yang merupakan komunitas yang digerakkan oleh anak muda untuk mengedukasi pentingnya mencegah dan melawan diabetes sejak dini. 

dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, pendiri Komunitas Sobat Diabet mengatakan, “Dukungan lingkungan sangat berpengaruh bagi pemulihan kondisi para diabetesi. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kepatuhan diabetesi dalam menjalankan pola hidup sehat adalah dukungan sosial, baik dari keluarga dan orang terdekat. Dukungan sosial dapat bermanfaat untuk membantu mengurangi stress, meningkatkan tingkat kesadaran diri, serta mendukung perubahan gaya hidup yang kurang sehat. Selain itu, kondisi keluarga yang hangat, bersifat menerima, dan akrab juga membantu diabetesi lebih semangat dalam menjaga kesehatan mereka4 .” 

“Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam mendukung anggota diabetesi antara lain menunjukkan rasa empati untuk mengatasi stress yang dapat berefek negatif terhadap kontrol gula darah5 , ikut menjalankan pola makan yang sehat, bersama-sama rutin beraktivitas fisik, dan hindari turut campur berlebihan yang dapat menimbulkan konflik dan berpotensi mengganggu kemampuan mandiri diabetesi dalam merawat dirinya6 ,” tambah dr. Rudy. 

Yang tidak kalah penting dan perlu disadari oleh diabetesi dan keluarganya adalah komitmen dan semangat untuk hidup lebih sehat, dimana salah satunya adalah dengan menjaga asupan gula dan kalori. Untuk memberikan kemudahan bagi diabetesi dan keluarganya dalam mendapatkan pilihan produk bebas gula, bebas/rendah lemak, serta bercita rasa tinggi untuk mendukung gaya hidup sehat keluarga Indonesia, Tropicana Slim bekerja sama dengan Lazada selaku strategic partner e-commerce memberikan penawaran khusus bagi keluarga Indonesia selama bulan November 2021 ini. Kunjungi NutriMart, official store Tropicana Slim di aplikasi Lazada dengan harga spesial untuk mendapatkan rangkaian produk Tropicana Slim. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut Seni Pertunjukan Multikultural di Gedung Teater Besar ISI Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran

  SURAKARTA   [30/08/2024] – Solo International Performing Arts (SIPA) 2024 kembali memukau penonton pada hari kedua yang berlangsung di dua lokasi ikonik, yakni Gedung Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta dan Pamedan Pura Mangkunegaran. Sebanyak sepuluh pertunjukan memeriahkan malam ini, menampilkan kekayaan budaya dari berbagai daerah di Indonesia hingga kebudayaan mancanegara. Festival dimulai dengan sambutan oleh Direktur SIPA, Dra. R. Ay. Irawati Kusumoasri, M.Sn. "Tahun ini sangat spesial, ada dua pagelaran di Pamedan Mangkunegaran dan ISI Surakarta dalam satu malam. Alangkah bahagianya saya berhasil menggandeng ISI Surakarta, ini merupakan impian saya yang baru terlaksana tahun ini,” sambut Irawati. Dalam momen ini, Rektor ISI Surakarta, Dr. I Nyoman Sukerna, S. Kar., M. Hum, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada seluruh tamu yang hadir memeriahkan acara SIPA 2024. “Pagelaran SIPA yang awalnya hanya milik Solo, kini telah menjadi milik bersama...

Lulusan UIN Susah Kerja: Antara Realita Skill dan Ekspektasi Tinggi

      Akhir-akhir ini, sering banget muncul anggapan kalau lulusan UIN itu susah cari kerja.Bahkan ada yang bilang skill-nya di bawah rata-rata,tapi giliran soal gaji, mintanya nggak kira-kira.    Kalau dilihat dari situ, memang ada beberapa hal yang jadi catatan.Selama kuliah,banyak mahasiswa yang lebih fokus ke teori,tapi skill praktiknya kurang diasah. Jadi pas lulus,mereka kaget karena dunia kerja butuh kemampuan yang langsung bisa dipakai,bukan cuma ngerti materi. Ditambah lagi ada yang bilang kurikulumnya masih nanggung, nggak benar-benar fokus di satu bidang.    Selain itu,pengalaman juga jadi faktor penting. Nggak sedikit yang lulus tanpa pernah magang atau punya portofolio yang jelas. Padahal sekarang, perusahaan lebih lihat apa yang bisa kita lakukan, bukan cuma nilai atau gelar. Jadi wajar kalau akhirnya banyak yang kalah saing.    Soal gaji juga sering jadi bahan omongan. Ada lulusan yang pengennya langsung dapat gaji tinggi, pada...

Kebijakan Penghapusan Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

     Sukoharjo ,Jum’at 22 Mei 2026 Baru-baru ini, dunia pendidikan ramai membahas wacana pemerintah tentang penghapusan program studi yang dianggap tidak relevan dengan kebutuhan industri. Wacana ini muncul karena masih banyak lulusan perguruan tinggi yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.    Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, mengatakan bahwa beberapa program studi perlu “dipilih, dipilah, dan kalau perlu ditutup” agar lebih relevan dengan kebutuhan industri. Kalau dilihat dari kondisi sekarang, alasan tersebut memang cukup masuk akal karena banyak lulusan sarjana yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.  Namun, menurut aku kampus tidak seharusnya hanya dijadikan tempat mencetak tenaga kerja. Pendidikan tinggi juga punya peran dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, budaya, riset, dan cara berpikir kritis mahasiswa. Selain itu, kebutuhan industri terus berubah, sehingga jurusan yang dianggap kurang relevan...