Surakarta, 13 Desember 2025 — Mabastafest 2025 diselenggarakan di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah dengan mengusung tema “Dari Bahasa, Untuk Rasa, Menuju Karya”. Tema ini menjadi landasan utama penyelenggaraan Mabastafest sebagai ruang perwujudan kreativitas mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia (TBI) dalam mengolah bahasa dan rasa menjadi sebuah karya seni pertunjukan.
Ketua panitia Mabastafest 2025, Nathan Rizki, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema tersebut dipilih karena mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia tidak hanya dituntut mampu mengolah bahasa secara teoritis, tetapi juga memiliki kepekaan rasa dan kemampuan untuk merealisasikannya dalam bentuk karya nyata. Teater menjadi medium yang tepat untuk mempertemukan bahasa, emosi, dan kreativitas dalam satu panggung.
Mabastafest merupakan sebuah festival drama dari mata kuliah Penyutradaraan. Pada tahun ini, Mabastafest menampilkan tiga pertunjukan drama berjudul “Sayang Ada Orang Lain”, “Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan”, dan “SSST…”. Ketiga karya tersebut merupakan hasil proses pembelajaran, eksplorasi ide, serta kerja kolektif mahasiswa yang diwujudkan melalui pertunjukan teater.
Kegiatan Mabastafest telah berjalan sejak tahun 2015 dan secara konsisten dilaksanakan ketika mahasiswa Tadris Bahasa Indonesia memasuki semester 5. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses akademik sekaligus ruang praktik bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan penyutradaraan, keaktoran, penulisan naskah, serta manajemen pertunjukan.
Melalui Mabastafest 2025, diharapkan mahasiswa semakin terdorong untuk berani berkarya, mengembangkan potensi artistik, serta menjadikan bahasa sebagai sarana ekspresi yang hidup dan bermakna bagi khalayak luas.

Komentar
Posting Komentar